
Jujutsu Kaisen telah menjadi salah satu seri shounen paling fenomenal dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kombinasi aksi intens, pengembangan karakter yang mendalam, dan animasi kelas dunia dari Studio MAPPA, serial ini terus menarik perhatian para penggemar anime di seluruh dunia. Salah satu arc yang paling berpengaruh dalam serial ini adalah Hidden Inventory/Premature Death, yang menggali lebih dalam latar belakang karakter kunci: Satoru Gojo dan Suguru Geto.
Arc ini bukan hanya sekadar prekuel, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam memahami konflik utama dalam Jujutsu Kaisen. Dengan latar waktu di tahun 2006, kita diajak menyelami perjalanan Gojo dan Geto saat masih menjadi murid di Tokyo Jujutsu High, sebelum keduanya berpisah jalan dalam prinsip dan ideologi. Lalu, seberapa dalam dan emosional arc ini? Mari kita ulas secara mendetail.
Arc Hidden Inventory/Premature Death dalam Jujutsu Kaisen menggali masa lalu Gojo dan Geto, menampilkan aksi epik, konflik moral, serta animasi luar biasa. – Tiyarman Gulo
Arc Hidden Inventory/Premature Death membawa kita kembali ke masa lalu, di mana Gojo dan Geto ditugaskan untuk melindungi Riko Amanai, seorang gadis yang terpilih sebagai Star Plasma Vessel. Ia harus menyatu dengan Master Tengen agar keseimbangan dunia jujutsu tetap terjaga. Namun, tugas ini tidaklah mudah karena mereka menghadapi ancaman dari seorang pemburu bayaran yang sangat kuat, Toji Fushiguro.
Toji, yang dikenal sebagai Sorcerer Killer, merupakan seorang manusia biasa tanpa energi kutukan, tetapi memiliki keterampilan luar biasa dalam memburu penyihir jujutsu. Dalam arc ini, kita menyaksikan bagaimana kekuatannya menjadi tantangan terbesar bagi Gojo dan Geto, serta bagaimana kehadirannya mengubah nasib kedua sahabat tersebut selamanya.
Karakter
Satoru Gojo
Satoru Gojo selalu dikenal sebagai karakter yang flamboyan dan percaya diri. Namun, dalam arc ini, kita melihat awal mula perkembangan dirinya. Awalnya, ia tampak seperti murid berbakat yang belum memahami sepenuhnya tanggung jawabnya sebagai penyihir jujutsu. Namun, setelah mengalami kekalahan yang mengancam nyawanya dan menemukan cara baru untuk menggunakan Limitless serta Six Eyes, ia bangkit sebagai sosok yang benar-benar tak tertandingi.
Perubahan terbesar dalam karakter Gojo terjadi setelah tragedi yang menimpa Riko Amanai. Insiden ini membentuk kepribadiannya yang lebih dingin dan semakin percaya bahwa kekuatan adalah satu-satunya cara untuk melindungi orang-orang yang dicintainya.
Suguru Geto
Suguru Geto mengalami perjalanan emosional yang paling drastis dalam arc ini. Awalnya, ia memiliki keyakinan kuat bahwa tugas penyihir jujutsu adalah melindungi orang-orang lemah. Namun, setelah melihat ketidakadilan dan kejamnya dunia, serta tragedi yang menimpa Riko, ia mulai mempertanyakan keyakinannya.
Geto mulai melihat kelemahan sistem jujutsu yang ada dan semakin tidak percaya bahwa manusia biasa layak untuk dilindungi. Perubahan ini membawanya ke jalan yang kelak menjadikannya salah satu antagonis utama dalam Jujutsu Kaisen.
Kualitas Animasi dan Penyutradaraan
Studio MAPPA kembali membuktikan keunggulannya dalam menghidupkan pertarungan epik dan momen emosional dengan animasi yang luar biasa. Adegan pertarungan Gojo vs Toji, misalnya, menjadi salah satu pertarungan terbaik dalam sejarah anime modern. Setiap gerakan terasa begitu fluid, dengan penggunaan efek visual yang mendukung intensitas pertarungan.
Penyutradaraan juga patut diacungi jempol. Dengan komposisi gambar yang sinematik, setiap adegan memberikan dampak emosional yang mendalam. Tidak hanya dalam aksi, tetapi juga dalam adegan-adegan yang lebih tenang dan reflektif.
Dampak Emosional dan Filosofis
Arc ini bukan hanya sekadar aksi dan pertarungan, tetapi juga eksplorasi mendalam tentang moralitas, tanggung jawab, dan hilangnya idealisme. Tragedi yang menimpa Riko Amanai menjadi titik balik bagi Gojo dan Geto. Kita sebagai penonton dibawa untuk merasakan betapa pahitnya kenyataan yang harus mereka hadapi.
Selain itu, konsep kekuatan dan tanggung jawab yang diangkat dalam arc ini menjadi tema utama yang terus berlanjut dalam cerita Jujutsu Kaisen. Gojo yang akhirnya memilih untuk menjadi penyihir terkuat agar bisa mengubah dunia, dan Geto yang memilih jalan berbeda karena kehilangan kepercayaannya pada manusia, menciptakan konflik yang menjadi pusat cerita di masa depan.
Penutup
Arc Hidden Inventory/Premature Death adalah salah satu bagian terbaik dalam Jujutsu Kaisen. Dengan narasi yang kuat, pengembangan karakter yang mendalam, animasi yang memukau, dan eksplorasi emosional yang menyentuh, arc ini menjadi pondasi penting dalam memahami arah cerita Jujutsu Kaisen.
Bagi para penggemar anime, arc ini menawarkan lebih dari sekadar aksi, ini adalah kisah tentang kehilangan, perubahan, dan perjalanan menuju kekuatan sejati. Jika kamu belum menonton Jujutsu Kaisen Season 2, pastikan untuk tidak melewatkan arc yang satu ini!.