
The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim merupakan film animasi terbaru yang mengusung cerita berdasarkan karakter dari semesta Lord of the Ring (LOTR) karya J. R. R. Tolkien.
Film tersebut berlatar ratusan ribu tahun sebelum peristiwa trilogi film LOTR versi sutradara Peter Jackson. The War of Rohirrim menampilkan cerita Raja Rohan legendaris Helm Hammerhand.
Berikut sinopsis The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim.
Cerita berlatar 183 tahun sebelum perjalanan Frodo Baggins menghancurkan One Ring hingga melawan The Dark Lord Sauron dengan bantuan Company of the Ring.
Ratusan tahun sebelum itu, Kerajaan Rohan di Middle-earth dipimpin seorang Raja Helm Hammerhand (Brian Cox). Helm merupakan raja kesembilan Rohan sekaligus yang pertama usai garis keturunan Eorl the Young berakhir.
Sebagai raja, Helm begitu teguh dan setia melindungi rakyatnya. Namun, ia juga dikenal karena sifatnya yang mudah marah.
Perang tersebut menjadi ujian Helm bersama keluarganya mempertahankan Rohan. Kerajaan lain di Middle-earth juga ikut terlibat di perang tersebut, seperti dari Gondor hingga Dunharrow.
The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim diarahkan Kenji Kamiyama. Ia dikenal sebagai sutradara banyak anime hit, seperti Ghost in the Shell, Moribito, hingga Ultraman.
Skenario film itu dikerjakan Jeffrey Addiss, Will Matthews, Phoebe Gittins, hingga Arty Papageorgiou. Mereka mengerjakan naskahnya berdasarkan rincian novel LOTR, terutama bagian penjelasan para penguasa Rohan.
Brian Cox, Gaia Wise, Luke Pasqualino, Miranda Otto, hingga Lorraine Ashbourne bergabung sebagai pengisi suara The War of the Rohirrim. Suara mendiang Christopher Lee juga muncul untuk karakter ikonisnya Saruman.
Proyek The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim diumumkan pertama kali pada Juni 2021. Pengerjaan itu kemudian digarap dengan cepat untuk mencegah berakhirnya hak adaptasi novel Tolkien.
The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim tayang mulai 13 Desember di bioskop.